Best of The Best XI Liga Champions Eropa Babak Kualifikasi Grup

Best of The Best XI Liga Champions Eropa Babak Kualifikasi Grup

Best of The Best XI Liga Champions Eropa Babak Kualifikasi Grup – Babak grup Liga Champions telah usai. Dan sudah ada 16 tim yang akan bersaing ketat di babak 16 besar fase knock out yang akan digelar pada bulan Februari tahun depan. Dan tentu saja selama babak penyisihan grup ini, ada 11 pemain dan 1 pelatih terbaik yang dipilih setelah menampilkan permainan terbaik mereka selama babak kualifikasi. Siapa saja mereka ?

KIPER :

Iker Casillas – Real Madrid ( Spanyol )

Casillas benar-benar marah dan juga mengeluarkan kemampuan terbaiknya di ajang Liga Champions musim ini. Casillas memang tidak pernah digunakan di La Liga. Namun ia menjadi andalan di UCL musim ini ketika dipasang oleh pelatih Real Madrid Don Carletto. Terbukti Casillas membuktikan diri di ajang Liga Champions tersebut. Keberhasilan El Real meraih rekor tidak terkalahkan di Liga Champions di 6 laga, mau tidak mau memang disebabkan salah satunya oleh peran Casillas yang mampu memperlihatkan performa gemilang dan juga konsisten yang layak untuk dimasukkan ke dalam skuad Best of The Best dan menduduki posisi kiper terbaik. Terbukti hanya kemasukan 5 gol menjadi pembuktian bagi Casillas di musim ini.

BELAKANG :

Marquinhos – Paris Saint Germain ( Brazil )

Marquinhos yang didatangkan dengan harga yang relatih lebih mahal dari klub Serie A AS Roma, mulai membuktikan diri dan juga menunjukkan kehebatan dirinya sebagai salah satu bek muda terbaik di dunia saat ini. Marquinhos mampu menjadi andalan di jantung pertahanan Le Parisiens musim ini. Ia mampu menjadi andalan PSG di seluruh laga klub asal Ligue 1 tersebut sejak awal putaran grup. Duetnya bareng Thiago Silva atau Alex memang membuat penjaga gawang Salvatore Sirigu cukup tenang dan mampu menjaga gawang PSG hingga hanya kebobolan sekitar 5 gol saja. Marquinhos sendiri juga mencetak 2 gol dan 1 assist.

Per Mertesacker – Arsenal ( Jerman )

Arsenal yang berjuang di grup neraka, justru membuat sosok Per Mertesacker mampu tampil gemilang dan juga tangguh di sektor belakang Meriam London tersebut. Tidak heran jika Arsenal menjadi tim yang juga mengalami sedikit kebobolan yaitu 5 gol di tengah gempuran tim-tim dengan lini serang hebat sekelas Borussia Dortmund, Napoli, dan juga Olympique Marseille. Bareng Laurent Koscielny, Arsenal berhasil melenggang ke babak 16 besar.

Miranda – Atletico Madrid ( Brazil )

Atletico Madrid mampu membuat kejutan dimana menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di babak grup ini. Atletico hanya menderita 3 kali kebobolan di babak grup. Hasil ini tentu saja disebabkan oleh performa gemilang Miranda yang sukses membuat lini belakang Los Rojiblancos cukup aman terkendali.

TENGAH :

Sergio Busquets – Barcelona ( Spanyol )

Busquets masuk ke dalam skuad Tim Terbaik UCL fase grup setelah membuktikan bahwa sosonya memang memiliki peran yang  vital di lini tengah El Barca. Bahkan absennya Busquets menjadi kekalahan perdana El Barca di laga ke 5 melawan Ajax Amsterdam disebabkan Busquets absen dan tidak tampil pada laga tersebut. Peran Busquets sebagai gelandang jangkar dan gelandang bertahan El Barca, memberikan bukti kepiawaian dirinya tersebut.

Philipp Lahm – Bayern Munchen ( Jerman )

Phillip Lahm mampu menampilkan dan juga menunjukkan kualitasnya ketika ia dipasang sebagai bek dan juga gelandang bertahan oleh Josep Pep Guardiola. Munchen sendiri juga sanggup meraih 5 kemenangan di babak grup dan juga membawa Munchen meraih tiket ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Samir Nasri – Manchester City ( Prancis )

Samir Nasri mulai membuktikan diri bahwa dirinya mampu menjadi andalan Manchester City di Liga Champions. Permainan gemilang selama di babak grup Liga Champions, mambuktikan bahwa ia memang layak masuk sebagai gelandang terbaik.

Arjen Robben – Bayern Munchen ( Belanda )

Robben mampu mencetak 3 gol dan 3 assist di 4 laga Munchen. Ia dianggap sebagai pemain terbaik di skuad Munchen musim lalu dan musim ini. Permainan eksplosif dirinya mampu membawa Die Roten menjadi salah satu tim yang diunggulkan di musim ini.

Wayne Rooney – Manchester United ( Inggris )

Manchester United boleh saja tampil buruk di EPL, namun berbeda jika tampil di Liga Champions. Peran Wayne Rooney begitu terasa dengan raihan 2 gol dan 6 assist membantu United menjadi jawara grup A dan lolos ke 16 besar.

DEPAN :

Cristiano Ronaldo – Real Madrid ( Portugal )

Ronaldo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi Juventus, Galatasaray, dan juga Copenhagen. CR7 mencatat 9 gol di 5 laga. Sebuah rekor yang fantastis dan membuktikan kualitas CR7.

Zlatan Ibrahimovic – Paris Saint Germain ( Swedia )

Ibra mampu mencetak 8 gol di 5 laga PSG. Bahkan ia mencetak quattrick alaias 4 gol ketika PSG mengandaskan Anderlecht dengan skor 5-0.

PELATIH :

Diego Simeone – Atletico Madrid ( Argentina )

Diego Simeone mampu membawa Atletico Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions di debut perdananya. Pelatih asal Argentina ini mampu membawa Los Rojiblancos menjadi jawara grup dengan raihan 16 poin. Dan Atletico menjadi salah satu tim yang diunggulkan di musim ini.