Kekalahan Arsenal atas Bayern di Emirates Bagaikan Déjà vu

Kekalahan Arsenal atas Bayern di Emirates Bagaikan Déjà vu – Bayern Munich berhasil memetik kemenangan saat melawan Arsenal di Emirates Stadium pada gelaran leg pertama babak 16 Besar Liga Champions pada hari Kamis (20/2) dini hari lalu, dengan skor akhir 2-0. Kemenangan atas tim besutan Pep Guardiola ini tentu saja membuat kalangan sepka bola akan teringat dengan pertemuan kedua tim di babak yang sama pada tahun lalu.

Menariknya Toni Kroos dan Thomas Mueller kembali mebuat gol yang semakin memperkuat nuansa déjà vu bagi laga tersebut. bedanya tahun lalu, Mario Mandzukic yang pada pertemuan kemarin digantikan oleh Mueller, juga ikut mencetak gol di menit ke-62 di babak kedia pertandingan sehingga membuat Bayern mengantongi 3 gol. Sementara Arsenal juga pada musim lalu bisa embalas satu gol melalui upaya Lukas Podolski.

Tak hanya sampai disitu, nostalgia antara kedua tim ini pun semakin terasa karena susuna duel tersebut nyaris sama persis. Arsenal menjadi tuan rumah pada leg pertama sementara Bayern akan bergantian menjamu mereka di leg kedua liga Champions pada 11 Maret mendatang di Allianz Arena.

Sebagai pengingat bahwa tahun lalu, The Bavarians justru kalah di kandang sendiri saat menghadapi The Gunners dengan skor akhir 0-2. Namun Die Roten berhasil lolos dengan keunggulan produktivitas gol kandang-lawan dengan skor agregat 3-3.

Jika andai saja, Arsenal nanti bisa kembali menang setidaknya dengan dua gol tanpa balas di kandang Bayern, maka kedua tim akan sama-sama mempunyai skor agregat seri dan laga sepertinya akan dilanjutkan ke waktu tambahan untuk mencari pemenang tiket ke babak perempat final.

Menanggapi hal ini, Per Mertesacker sempat menuturkan bahwa tahun lalu saat melawan Bayern, Arsenal kalah di kandang dengan skor 3-1. Lalu kemudian melawat ke Allianz dan berhasil mengalahkan mereka. Untuk itu kami harus bisa bangkit dari kekalahan ini dan menantikan lawatan ke Munich pada Maret mendatang.

Jika dilihat dari komposisi pemain, kubu Bayern saat ini diperkuat oleh kapten Phillip Lahm dan pelatih baru mereka, Pep Guardiola. Bayern sendiri sudah mewanti-wantikan pemainnya untuk bisa melaju lebih mantap lagi.

Lahm kemudian menuturkan pendapatnya bahwa dirinya mengaku cukup senang bisa membawa hasil yang baik dalam lawatannya ke Emirates, tapi Bayern sudah harus diingatkan dengan kejadian yang menimpa mereka tahun lalu. Menurutnya Bayern tahu betapa cepatnya sebuah hal menjadi kesalahan. Untuk itu mereka perlu waspada sejak menit pertama saat pertandingan dimulai.

Menanggapi hasil tahun lalu, sang manajer, Guardiola menyatakan bahwa Bayern memang tampil buruk di leg kedua pada tahun lalu. Namun musim ini, dia dan timnya bertekad untuk bisa meraih kemenangan di leg kedua.