Mengapa Belgia Menjadi Kuda Hitam di Piala Dunia Tetapi Tidak di Tingkat Klub?

Mengapa Belgia Menjadi Kuda Hitam di Piala Dunia Tetapi Tidak di Tingkat Klub

Mengapa Belgia Menjadi Kuda Hitam di Piala Dunia Tetapi Tidak di Tingkat Klub? – Belgia diprediksi banyak orang sebagai salah satu kuda hitam di Piala Dunia 2014 di Brazil tahun depan. Hal tersebut terjadi setelah Belgia melakukan sebuah kesan luar biasa pada babak kualifikasi dengan tidak terkalahkan sama sekali. Akibat dari hasil kualifikasi Zona Eropa yang luar biasa tersebut kemudian Belgia menjadi masuk dalam spot unggulan pada pengundian yang dilakukan di Costa Do Sauipe. Sesuatu yang semakin meninggikan harapan untuk Tuan Rumah Piala Eropa 2000 tersebut agar melangkah jauh di Piala Dunia tahun depan. Mereka pada saat ini memang ibarat sedang terbang ke langit ketujuh.

Pasukan Rode Duivels sudah jelas menunjukkan sebagai sebuah tim nasional yang menjanjikan. Namun, hal ini nampaknya tidak berbanding lurus antara performa tim nasional dengan kehebatan klub Belgia juga. Karena tidak pernah ada satu pun tim asal Belgia yang berhasil lolos dari babak penyisihan grup di ajang Liga Champions Eropa sejak 2001. Lihat saja, juara bertahan Liga Belgia tersebut bahkan harus secara tragis duduk di papan bawah grup C Liga Champions dengan hanya mendapatkan satu poin. Secara posisi mereka memang sama dengan musim lalu. Tetapi musim lalu mereka masih bisa mendapatkan tiga poin. Berntung masih ada Genk yang masih bisa disebut baik dalam kompetisi European League.

Dua klub tradisional Belgia lainnya yang kuat dan biasanya juga mendominasi sudah terelimansi juga sebelumnya. Memang tidak selalu bagi klub Belgia merajai Eropa seperti yang pernah dilakukan negara tetangganya Belanda lakukan. Tetapi Liga Belgia atau yang disebut juga dengan Pro Leagues pernah dikenal sangat kuat wakilnya pada tahun 1970 sampai 1980. Pada saat dua dekade tersebut, Anderlecht, Club Brugge dan Mechelen membuat pencapaian sembilan final di kompetisi Eropa. Dan mereka pernah menyabet gua gelar Piala Winners dan satu gelar Piala Eropa pada tahun 1976 dan 1983. Sebuah kejayaan yang belum terulang lagi.

Bagaimanapun juga, kejayaan sepak bola Belgia telah meninggalkan kita. Saat ini di masa modern ini, wakil dari klub sepak bola Belgia hanya pernah melangkah jauh pada saat Europea League digelar pada musim 2009-2010. Penurunan sepak bola Belgia terjadi karena banyak faktor. Faktor yang paling utama adalah penurunan kualitas kompetisi Liga Belgia sendiri dan para klub Belgia tidak bisa menahan pemain kuncinya.

Contoh paling mudah adalah Marouane Fellaini yang meninggalkan negaranya pada usia 20 tahun. Padahal dulu legenda Belgia macam Paul Van Himst, Jan Ceulemans dan Franky Van der Elst tetap bertahan di liga Belgia untuk mempertahankan kualitas liga negara tersebut. Bisa dibilang kemudian Pro League atau Liga Belgia adalah sebuah feeder penghubung bagi para pemain Belgia untuk bermain di luar Belgia. Jika terus begini kita akan melihat Belgia seperti Brazil mungkin saja.