Paris Saint Germain Kecam Cara Manchester City Dekati Blaise Matuidi

Paris Saint Germain Kecam Cara Manchester City Dekati Blaise MatuidiParis Saint Germain Kecam Cara Manchester City Dekati Blaise Matuidi – Paris Saint-Germain mengaku tidak suka dengan cara pendekatan yang dilakukan oleh Manchester City. Presiden klub Nasser Al-Khelaifi mencoba memperingkatkan klub Liga Premier tersebut yang mencoba untuk merekrut pemain andalannya, Blaise Matuidi dan disamping itu pihaknya juga menampik coba merekrut winger Chelsea Eden Hazard.

Menurut kabar yang berkembang mengatakan kalau City kemungkinan besar telah melakukan penawaran kepada pemain berusia 23 tahun, Blaise Matuidi, yang kontraknya dengan Paris Saint-Germain berakhir pada musim kompetisi mendatang.

Tim raksasa Ligue 1 itu juga sempat dikaitkan dengan beberapa nama besar lainnya, namun sang presiden menegaskan bahwa mereka tidak ingin melanggar kode etik ketika mencoba melakukan pendekatan kepada pemain dari tim lain dan karena itu Al-Khelaifi mengharapkan hal yang sama bagi klub-klub lain yang mencoba merekrut pemain-pemainnya.

Sang presiden juga mengaku kalau Paris Saint-Germain mencoba untuk mendatangkan Hazard dari Lille pada musim panas 2012, namun mundur secara teratur ketika mengetahui pemain internasional Belgia itu sudah menjadi milik Chelsea secara tidak langsung.

“Ketertarikan dari Manchester City terhadap Matuidi? Saya sama sekali tidak menguatirkannya, karena mereka tahu jika mencoba mengontak salah satu dari pemain kami, maka kami akan menentang mereka, dan akan melakukan hal yang sama dengan mengontak pemain mereka,” tegas Al-Khelaifi kepada pihak media.

“Kami sangat menghormati semua klub, namun jika ada klub yang mencoba mendekati salah satu dari pemain kami, maka mereka harus menghadapi konsekuensi dari kami.

“Saya memang tidak secara langsung menunjuk Manchester City, menurut sepengetahuan saya, mereka tidak menghubungi Matuidi.”

Sedangkan berkenaan dengan Hazard, ia melanjutkan: “Eden Hazard merupakan pemain yang luar biasa dan dari pendapat saya, pemain terbaik berkumpul jadi satu di Chelsea. Namun kami tidak tertarik untuk menyinggung pemain itu.

“Pada 2012, sebelum ia terbang ke Inggris, memang saya akui kami berpeluang untuk mendapatkannya, namun sayang pada akhirnya ia lebih memilih Liga Premier.

“Chelsea berada dalam tahapan yang lebih baik dalam proses negosiasi dan, berkenaan untuk menjaga hubungan yang baik dengan klub lain, maka kami menghentikannya di sana. Ia sepertinya sudah jauh lebih bahagia di Chelsea.”

Al-Khelaifi mencoba untuk memberikan klarifikasi mengenai pandangan dari Paris Saint-Germain, terhadap sejumlah pemain yang sempat dikaitkan dengan mereka, termasuk gelandang Juventus, Paul Pogba, kemudian Miralem Pjanic dari AS Roma dan juga bintang Barcelona, Lionel Messi.

“Pogba merupakan salah satu pemain muda Prancis yang luar biasa dan kami memang sudah mengamati permainannya sejak lama,” tegas Al-Khelaifi. “Namun ketika kami mencoba untuk menarik perhatiannya, maka kami akan berbicara secara jantan kepada Juventus.

“Apakah ada kesempatan bagi Lionel Messi untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain? Tentu tidak, dan tidak akan pernah terjadi. Jika saja tidak ada pembatasan di PSG, maka mungkin kami akan mendatangkannya.

“Jika Messi tidak bergabung dengan PSG, maka hal itu membuktikan bahwa masih ada batas di klub ini.

“Miralem Pjanic? Ketika kami berbicara dengan Roma, kami mengetahui bahwa situasi itu tidak mudah untuk memperolehnya di bursa transfer awal tahun.

“Apalagi AS Roma sedang berada di peringkat kedua dan sulit untuk memperoleh salah satu pemain mereka, yang berperan penting di pertengahan tahun. Apalagi pendukung pasti akan mengecam aksi tersebut.”